Kamis, 01 Maret 2012
Dialog : Membangun Generasi Qur'ani
Pokjaluh- Pada hari Rabu, 29 Februari 2012, Kelompok Kerja Penyuluh (POKJALUH) Solo Raya bekerjasama dengan FK3U mengadakan dialog dengan mengambil tema "Membangun Umat yang Qur'ani; kritis, Dinamis dan Patriotis" di Balai Pertemuan Rumah DInas Walikota Kabupaten Karanganyar.
Tampil sebagai nara sumber pada acara dialog tersebut adalah KH. Drs. Ahmad Daroji, M.SI (Ketua MUI Jateng), DR. Imam Sukardi, MA (Rektor STAIN Surakarta), KH. AHmad DIan Nafi', M.SI dan Ustad Abu Rusydan (tokoh Nasional).
Acara dibuka oleh Kabid Penamas Kanwil jateng, Drs. H. Choiruddin, MA. Dalam sambutannya Kabid Penamas mengatakan perlunya bagi penyuluh untuk bekerjasama dengan aparat keamanan dalam menanggulangi gerakan anarkhis keagamaan.
Sementara itu, KH. Drs. Ahmad Daroji dalam penyampaiannya mengatakan perlunya generasi Qur'ani yang kritis, dinamis dan patriotis. Disini para penyuluh perlu mengadakan perubahan sesuai dengan kondisi masyarakat.
Sedangkan DR. Imam Sukardi menyampaikan tentang 10 tanda jaman menurut Thomas Aquina. Beliau juga menerangkan tentang Islam yang sejalan dengan pemikiran manusia sehingga harus dipertahankan. Sedangkan madzhab harus disesuaikan dengan sikon masyarakat yang ada.
Adapun KH. Dian Nafi' menerangkan pentingnya pembinaan agama yang harus ditemukan pada pengajar agama.
Dan penutup adalah Ustad ABu Rusydan menerangkan tentang prototipe generasi Qur'ani sebagaimana yang terjadi pada masa Rosulullah dan para sahabat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
1 komentar:
Acara yang semacam ini memang sangat perlu diadakan. Apalagi nara sumbernya salah satunya adalah Ustad Abu Rusydan. Kita dapat mengeksplore pemikiran-pemikirannya tentang wawasan kebangsaan berdasarkan pandangan kelompok radikal. Sebuah kelompok yang amat mengidendikkan pemerintah dengan thoghut...Salam
Posting Komentar